A) 1, 2 dan 3 B) 2, 3 dan 4 C) 1, 2 dan 5 D) 2, 4 dan 5 E) 3, 4 dan 5
A) gubernur, bupati, atau kepala desa B) presiden, wakil presiden atau gubernur C) gubernur, bupati atau wali kota D) presiden, DPR / DPRD atau BPK E) presiden, gubernur atau walikota
A) camat B) menteri keuangan C) bupati D) kepala desa E) presiden
A) 1, 2 dan 3 B) 2, 4 dan 5 C) 3, 4, dan 5 D) 2, 3 dan 5 E) 1, 3 dan 5
A) 2 dan 3 B) 3 dan 4 C) 1 dan 2 D) 4 dan 5 E) 1 dan 3
A) Kepala SKPD B) Gubernur C) Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) D) Bendahara Umum Daerah ( BUD ) E) Kepala Daerah
A) Pendapatan - LO B) Beban C) surplus / defisit D) Pendapatan - LRA E) Pendapatan - LO
A) surat penandatanganan pengeluaran dana secara langsung B) surat perintah pengeluaran dana secara langsung C) Surat perintah pencairan dana secara langsung D) surat perintah pengadaan dana secara langsung E) surat perintah penerimaan dana secara langsung
A) Kas = Utang + Ekuitas; Rp. 10.000.000 = 0 + Rp. 10.000.000 B) Aset = kewajiban + ekuitas + Pendapatan; Rp. 10.000.000 = Rp. 10.000.000 C) Kas + piutang = Utang + ekuitas; Rp. 10.000.000 = 0 + Rp. 10.000.000 D) Aset = kewajiban; Rp. 10.000.000 = Rp. 10.000.000 E) Kas + piutang + persediaan + investasi = utang + ekuitas + ( pendapatan - beban ; Rp. 10.000.000 + Rp. 10.000.000
A) 2 dan 4 B) 1 dan 3 C) 4 dan 5 D) 1 dan 2 E) 3 dan 4
A) 3 dan 5 B) 2, 3, dan 4 C) 3, 4 dan 5 D) 1, 2, dan 4 E) 1 dan 2
A) Program Kerja B) PPTK C) BKU D) DPA E) PPKD
A) kewajiban, pendapatan dan pembiayaan B) beban, belanja dan pendapatan C) belanja, pendapatan dan penjualan D) belanja, pendapatan dan pembiayaan E) ekuitas, pendapatan dan beban
A) pendapatan transfer B) Pendapatan asli daerah C) penerimaan negara D) pendapatan - LO E) Pendapatan - LRA
A) 3 dan 4 B) 4 dan 5 C) 2 dan 4 D) 1 dan 2 E) 1 dan 3
A) 2, 3, dan 4 B) 1 dan 3 C) 3, 4 dan 5 D) 1 dan 4 E) 1, 2, dan 3
A) nilai dikurangi pajak B) nilai total dikurangi dengan jumlah nettonya C) nilai ditambah pajak D) nilai setelah potongan-potongan E) nilai sebelum potongan-potongan
A) Jurnal LO : Beban persediaan-sepeda motor ( D ) dan kas di bendahara pengeluaran ( K ) masing-masing Rp. 25.000.000. Jurnal LRA : Belanja persediaan-sepeda motor ( D ) dan perubahan SAL ( K ) Masing-masing Rp. 25.000.000 B) Jurnal LO : Aset tetap-sepeda motor ( D ) dan kas di kas bendahara pengeluaran ( K ) masing-masing Rp. 25.000.000. Jurnal LRA : Belanja modal - sepeda motor ( D ) dan perubahan SAL ( K ) Masing-masing Rp. 25.000.000 C) Jurnal LO : persediaan-sepeda motor ( D ) dan RK-PPKD ( K ) masing-masing Rp. 25.000.000. Jurnal LRA : Perubahan SAL ( D ) dan Belanja Modal-sepeda motor ( K ) Masing-masing Rp. 25.000.000 D) Jurnal LO : Utang belanja ( D ) dan kas di bendahara pengeluaran ( K ) masing-masing Rp. 25.000.000. Jurnal LRA : Aset tetap - Sepeda motor ( D ) dan RK PPKD ( K ) Masing-masing Rp. 25.000.000 E) Jurnal LO : Aset tetap-sepeda motor ( D ) dan kas di kas daerah ( K ) masing-masing Rp. 25.000.000. Jurnal LRA : Belanja aset tetap - sepeda motor ( D ) dan perubahan SAL ( K ) Masing-masing Rp. 25.000.000
A) RK-SKPD ( D ); Kas di kas daerah ( K ) masing-masing Rp. 65.000.000 B) kas di kas daerah ( D ); RK-SKPD ( K ) masing-masing Rp. 65.000.000 C) kas di bendahara pengeluaran ( D ); Kas di kas daerah ( K ) masing-masing Rp. 65.000.000 D) kas di kas daerah ( D ); RK-PPKD ( K ) masing-masing Rp. 65.000.000 E) RK-PPKD ( D ); kas di kas darah ( K ) masing-masing Rp. 65.000.000
A) 1, 2 dan 3 B) 2, 4 dan 5 C) 1, 3 dan 4 D) 3, 4 dan 5 E) 2, 3 dan 4
A) Rp. 420.000 dan Rp. 30.000 B) Rp. 220.000 dan Rp. 66.000 C) Rp. 220.000 dan Rp. 33.000 D) Rp. 220.000 dan Rp. 30.000 E) Rp. 420.000 dan Rp. 60.000
A) Rp. 762.300 B) Rp. 693.000 C) Rp. 690.000 D) Rp. 630.000 E) Rp. 726.300
A) 20 hari B) 7 hari C) 14 hari D) 28 hari E) 21 hari
A) Transaksi tidak dijurnal B) persediaan bibit tanaman ( D ) Rp. 55.000.000; kas dibendahara pengeluaran ( K ) Rp. 55.000.000; Belanja bibit tanaman ( D ) Rp. 55.000.000; Perubahan SAL ( K ) Rp. 55.000.000 C) beban persediaan bibit tanaman ( D ) Rp. 55.000.000; kas di kas daerah ( K ) Rp. 55.000.000 D) persediaan bibit tanaman ( D ) Rp. 55.000.000; beban persediaan bibit tanaman ( K ) Rp. 55.000.000 E) beban persediaan bibit tanaman( D ) Rp.55.000.000; persediaan bibit tanaman ( K ) Rp. 55.000.000
A) surplus Rp. 40.500.000 B) surplus Rp. 95.500.000 C) surplus Rp. 125.500.000 D) desisit Rp. 45.000.000 E) defisit Rp. 65.500.000
A) 3,4,5 B) 1,2,3 C) 2,3,4 D) 4,5 E) 1,2,5
A) belanja ( D ), Perubahan SAL ( K ) B) persediaan ( D ), utang belanja ( K ) C) belanja ( D ), Perubahan SAL ( K ) D) Utang belanja ( D ), RK-PPKD ( K ) E) Utang belanja ( D ), kas di bendahara pengeluaran ( K )
A) Kas di kas daerah ( D ) Rp. 1.675.000, Bagian lancar tuntutan ganti kerugian daerah terhadap pegawai negeri bukan bendahara (K) Rp. 1.675.000; Perubahan SAL ( D ) Rp. 1.675.000 Pendapatan tuntutan ganti rugi terhap pegawai negeri bukan bendaharag - LRA ( K ) Rp. 1.675.000 B) pendapatan tuntutan ganti rugi daerah terhadap pegawai negeri bukan bendahara-LRA Rp. 1.675.000 ( D ), kas di kas daerah ( K ) Rp. 1.675.000; Perubahan SAL ( D ) Rp. 1.675.000, RK-PPKD ( K ) Rp. 1.675.000 C) Kas di kas daerah ( D ) Rp. 1.675.000, Bagian lancar tuntutan ganti kerugian daerah terhadap Pegawai negeri bukan bendahara ( K ) Rp. 1.675.000 D) pendapatan tuntutan ganti rugi daerah terhadap pegawai Negeri bukan Bendahara - LRA ( D ) Rp. 1.675.000, RK-PPKD ( K ) Rp. 1.675.000 E) RK-PPKD ( D ) Rp. 1.675.000; kas di kas daerah ( K ) Rp. 1.675.000
A) metode rata-rata tertimbang dan metode harga pembelian terakhir B) metode fisik dan metode perpetual C) metode FIFO dan LIFO D) metode pendekatan aset dan pendekatan beban E) metode periodik dan metode FIFO
A) retribusi daerah B) pajak daerah C) pendapatan transfer D) dana darurat E) bantuan keuangan
A) kwitansi B) faktur C) nota debit D) cek E) nota kredit
A) pendapatan pajak reklame B) belanja pegawai C) pendapatan daerah D) pendapatan pajak hotel E) pendapatan asli daerah lainnya
A) kas di bendahara pengeluaran B) belanja pegawai C) kas di kasda D) beban pajak daerah E) pendapatan pajak reklame
A) belanja pegawai B) pendapatan pajak hotel C) kas di kasda D) pendapatan pajak reklame E) pendapatan pajak daerah
A) pendapatan pajak reklame B) beban pajak reklame C) mesin dan peralatan D) piutang angsuran E) kas di kasda
A) uang kas di kasda bertambah Rp. 150.000.000 dan pendapatan pajak reklame berkurang Rp. 150.000.000 B) uang kas dikasda berkurang Rp. 150.000.000 dan pendapatan pajak reklame bertambah Rp. 150.000.000 C) uang kas di kasda berkurang Rp. 150.000.000 dan pendapatan pajak reklame berkurang Rp. 150.000.000 D) tidak ada pengaruh E) uang kas di kasda bertambah Rp. 150.000.000 dan timbul pendapatan pajak reklame Rp. 150.000.000
A) uang kas di kasda berkurang Rp. 50.000.000 dan pendapatan pajak hotel berkurang Rp. 50.000.000 B) uang kas di kasda bertambah Rp. 50.000.000 dan timbul pendapatan pajak hotel Rp. 50.000.000 C) tidak ada pengaruh D) uang kas di kasda bertambah Rp. 50.000.000 dan pendapatan pajak hotel berkurang Rp. 50.000.000 E) uang kas di kasda berkurang Rp. 50.000.000 dan pendapatan pajak hotel bertambah Rp. 50.000.000
A) uang di kasda bertambah Rp. 2.000.000.000 dan timbul pendapatan Rp. 2.000.000.000 B) uang di kasda bertambah Rp. 2.000.000.000 dan timbul hutang ke pemerintah pusat Rp. 2.000.000.000 C) tidak ada pengaruh D) uang di kasda berkurang Rp. 2.000.000.000 dan pendapatan bertambah Rp. 2.000.000.000 E) uang di kasda bertambah Rp. 2.000.000.000 dan hutang ke pemerintah pusat berkurang Rp. 2.000.000.000
A) uang di kasda bertambah Rp. 40.000.000 dan timbul pendapatan Rp. 40.000.000 B) tidak ada pengaruh C) uang di kasda berkurang Rp. 40.000.000 dan pendapatan bertambah Rp. 40.000.000 D) uang di kasda bertambah Rp. 40.000.000 dan timbul hutang ke pemerintah pusat Rp. 40.000.000 E) uang di kasda bertambah Rp. 40.000.000 dan hutang ke pemerintah pusat berkurang Rp. 40.000.000
A) uang di kasda bertambah Rp. 30.000.000 dan hutang ke pemerintah provinsi berkurang B) uang di kasda bertambah Rp. 30.000.000 dan timbul pendapatan Rp. 30.000.000 C) uang di kasda berkurang Rp. 30.000.000 dan pendapatan bertambah Rp. 30.000.000 D) tidak ada pengaruh E) uang di kasda bertambah Rp. 300.000.000 dan timbul hutang ke pemerintah provinsi Rp. 30.000.000 |