A) E. Manufaktur B) C. Fabrikasi C) A. Analytic D) D. Assembling E) B. Syntetic
A) E. Arah aliran material B) B. Terjadinya perubahan proses dan perpindahan tempat C) C. Tidak ada perubahan proses dan merupakan akhir proses D) A. Terjadinya perubahan proses dan akhir proses E) D. Tidak ada perubahan proses dan perpindahan tempat
A) D. Sederhana dan diproduksi dalam jumlah minimal B) A. Kompleks dan diproduksi dalam jumlah banyak C) E. Massal dan banyak ditunggu pasar D) C. Kompleks dan diproduksi dalam jumlah minimal E) B. Sederhana dan diproduksi dalam jumlah banyak
A) E. Tenaga kerja menjadi kurang terampil B) B. Adanya spesialisasi tenaga kerja C) A. Menghemat tenaga kerja D) C. Biaya tenaga kerja rendah E) D. Adanya waktu menunggu disatu operator
A) C. Elemen kerja maksimum B) B. Elemen kerja C) E. Waktu siklus D) D. Total waktu pengerjaan E) A. Elemen kerja minimum
A) D. Elemen kerja maksimal B) C. Waktu siklus C) B. Total waktu pengerjaan D) E. Efisiensi perakitan E) A. Waktu proses stasiun kerja
A) D. Elemen dengan bobot posisi terbesar diletakkan pada urutan teratas B) B. Elemen dengan bobot kerja terbesar diutamakan C) E. Elemen dengan beban kerja terkecil diutamakan D) A, Elemen dengan bobot posisi terbesar diletakkan pada urutan tengah E) C. Elemen dengan bobot posisi terbesar diletakkan pada urutan terbawah
A) C. Helges on - Birnie B) B. Killbridge and wester C) A. Larges Candidate Rule D) D. Pendekatan wilayah E) E. Pembebanan berurut
A) E. Wester B) B. Bedworth C) D. Killbridge D) A. W. B. Helgeson E) C. Moansoor
A) E. ALPAACA (assembly line planning and control ) B) B. CALB ( computer assembly line balancing) C) D. ALCA (Assembly linecontrol) D) A. LCR ( largest candidate rule) E) C. COMSAL ( computer method of sequencing operation for assembly lines)
A) D. Produktivitas perakitan B) C. Kualitas perakitan C) B. Rancangan perakitan D) E. Presentasi Perakitan E) A. Efisiensi perakitan
A) C. Produk konsumen dan produk pribadi B) B. Produk tunggal dan produk missal C) D. Produk manufaktur dan produk pabrikasi D) E. Produk elektronik dan produk otomotif E) A. Produk tunggal dan produk massal
A) b. Menyambung B) E. Mendesain C) D. Menyusun D) A. Merakit E) C. Meramu
A) D. Proses inspeksi dan pengujian fungsional B) C. Pemberian nama label C) B. Proses pengencangan D) E. Proses standarisasi dan evaluasi produk E) A. Pasangkan semua bagian komponen menjadi suatu produk
A) B. Cascade B) D. Perakitan dengan pemilihan C) C. Knock down D) E. Perakitan dapat ditukar - tukar E) A. Keseimbangan
A) C. Spot welding B) B. Jug screw C) A. Riveting D) E. Threaded fasteners E) D. Press fits
A) A. Bersamaan dan acak B) E. Sendiri-sendiri tanpa memperhatikan pasangannya C) B. Berurutan sesuai dengan pasangannya D) C. Acak tanpa ukurannya E) D. Sesuai dengan ukurannya
A) E. Perakitan Knock down B) D. Perakitan cascade C) A. Perakitan dengan pemilihan D) B. Perakitan secara individual E) C. Perakitan yang dapat ditukar-tukar
A) C. Spot welding B) B. Las C) E. Brazing D) A. Sekrup E) D. Penyorderan
A) D. 350 B) E. 450 C) C. 300 D) B. 250 E) A. 150
A) C. Mengetahui jumlah kegiatan yang dialami oleh bahan B) B. Mengetahui aliran bahan C) D. Alat untuk memperbaiki tata letak dan metode kerja D) A. Mengidentifikasi kualitas produk rakitan E) E. Alat analisis untuk mengidentifikasi tempat yang tidak efisien
A) B. Ford Motor B) D. Hyundai Motor C) E. Volkwagen Group D) A. Toyota Motor E) C. General Motor
A) D. Pasar B) C. Jenis C) A. Standar D) B. Biaya E) E. Bahan
A) D. Produk bervariasi B) B. Bertujuan menguasai pasar C) E. Memiliki persediaan produk D) A. Produksi besar besaran E) C. Variasi kecil
A) A. Periode B) D. Sifat C) C. Kegunaan D) B. Jenis E) E. Promosi
A) B. Meminimalkan perubahan nilai B) C. Meminimalkan perubahan tenaga kerja C) A. Memaksimalkan kepuasan pelanggan D) D. Meminimalkan manajemen produk E) E. Memaksimalkan inventaris
A) D. Meminimalkan produktivitas B) E. Meminimalkan inventaris C) B. Alat untuk memonitor hasil D) C. Mengukur kapasitas tenaga kerja E) A. Menjamin rencana pengujian produk
A) A. Analisis pangsa pasar B) B. Evaluasi produk C) D. Perhitungan jumlah produk D) C. Survey selera konsumen E) E. Analisis distribusi
A) C. Humanis B) A. Faktor internal C) B. Faktor eksternal D) D. Manajerial E) E. Kebijakan dalam
A) C. Gagasan pengembangan produk B) A. Memperbaiki proses yang sedang berjalan C) D. Menguji proses produksi D) B. Perbaikan produk yang ada E) E. Melihat kelayakan finansial produk
A) E. Penetapan bahan baku B) A. Penetapan waktu C) C. Menghitung biaya D) D. Penetapan peralatan E) B. Penetapan kualitas produk
A) C. Dispaching B) A. Routing C) E. Evaluating D) D. Follow up E) B. Scheduling
A) D. Kompleks dan dinamis B) C. Kecil C) A. Kompleks tapi stabil D) E. Simpel dan stabil E) B. Sederhana dan kosntan
A) C. Kelebihan persediaan B) E. Penumpukan persediaan C) D. Rendahnya permintaan D) A. Hilangnya keuntungan E) B. Kelebihan produk
A) B. Pengembangan kapasitas produk B) C. Memprediksi titik perubahan C) E. Strategi keputusan bisnis yang lain D) A. Pengembangan produk baru E) D. Penerobosan pasar baru
A) D. Faktor cuaca B) C. Promosi khusus C) B. Bangkrutnya pesaing D) E. Kejadian situasional E) A. Bencana alam
A) C. Fungsi B) A. Kualitas C) B. Variasi D) E. Proses E) D. Biaya
A) E. Kuantitas B) D. Kualitas C) A. Produktivitas D) C. Kecepatan pengiriman E) B. Kapasitas
A) A. Kimia B) E. Jasa administrasi C) D. Transportasi D) B. Perubahan bentuk E) C. Assembling
A) B. Campuran B) E. Terus menerus C) C. Musiman D) D. Pesanan E) A. Terputus
A) C. Garansi B) D. Empati C) B. Daya tanggap D) E. Simpati E) A. Reliabilitas
A) D. Berselingan B) B. Jangka panjang C) E. Bertahap D) C. Kontinu E) A. Jangka pendek
A) D. Produk tambahan B) A. Produk manfaat inti C) B. Produk manfaat dasar D) C. Produk yang diharapkan E) E. Produk potensial
A) D. Perusahaan B) C. Atribut produk C) B. Pemasaran Internal D) A. Pemasaran Interaktif E) E. Pelanggan
A) A. Pemangkasan B) D. Pengemasan C) C. Pelindung konsumen D) E. pelabelan E) B. Pemborosan
A) C. Penyelenggaraan kegiatan kerja sama dalam dan luar negeri B) A. Pengkajian dan penyusunan kebijaksanaan nasional C) D. Sebagai koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksannan tugas BSN D) B. Mengembangkan dan mengelola system penilaian E) E. Penetapan SNI
A) B. Produksi B) A. Produk C) C. Jasa D) D. Produsen E) E. Produktivitas
A) C. Pengendalian kualitas produk B) D. Pengujian kualitas C) B. Pengendalian mutu D) E. Pengujian komperatif E) A. Pengujian produsen
A) D. Memungkinkan pembelian berlanjut dari konsumen B) E. Memuaskan pelanggan dan meminimalkan pengembalian produk C) C. Efisiensi proses produksi D) A. Membantu memperkuat pangsa merk E) B. Memperbesar dampak positif dari semua aktifitas pemasaran
A) A. Meningkatkan kinerja produk B) D. Mendapat pasar konsumen C) C. Memantau kualitas produk dari tahun ketahun D) B. Mengukur efek penuaan kualitas produk dalam pemyimpanan E) E. Memberikan gambaran daya terima konsumen terhadap produk |