A) 1985 B) 1995 C) 1990 D) 2000
A) ISRO B) NASA C) ESA D) Roscosmos
A) Inframerah B) Radio C) Reflektor D) Refraktor
A) Panel surya B) Cermin utama C) Modul kontrol D) Antena
A) Kehilangan kontak dengan Bumi B) Aberasi sferis C) Kegagalan daya D) Retakan pada cermin
A) Pusat Antariksa Kennedy B) Pusat Penelitian Ames C) Pusat Antariksa Johnson D) Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard
A) 2,4 meter B) 5 meter C) 1 meter D) 3 meter
A) Edwin Hubble B) Isaac Newton C) Albert Einstein D) Galileo Galilei
A) Pengambilan gambar digital B) Sistem Optik Korektif dan Penggantian Aksial Teleskop Luar Angkasa (COSTAR) C) Teknologi laser D) Optik sinar-X
A) Gelombang mikro dan gelombang radio. B) Hanya cahaya tampak. C) Ultraviolet, cahaya tampak, dan inframerah dekat. D) Inframerah, sinar-X, dan sinar gamma.
A) STS-125 pada tahun 2009 B) STS-135 pada tahun 2011 C) STS-61 pada tahun 1993 D) STS-31 pada tahun 1990
A) Tujuh B) Lima C) Enam D) Tiga
A) Lyman Spitzer B) Edwin Hubble C) Nancy Grace Roman D) Hermann Oberth
A) Keterbatasan resolusi akibat turbulensi atmosfer dihilangkan. B) Teleskop luar angkasa tidak dapat mengamati cahaya inframerah dan ultraviolet. C) Teleskop luar angkasa hanya dapat mengamati cahaya tampak. D) Teleskop berbasis darat memiliki resolusi sudut yang lebih baik.
A) 1946 B) 1962 C) 1983 D) 1975
A) Nancy Grace Roman B) Hermann Oberth C) Lyman Spitzer D) Edwin Hubble
A) 1979 B) 1983 C) 1990 D) 2001
A) Penelitian gelombang mikro tentang radiasi latar belakang gelombang mikro kosmik. B) Pengamatan ultraviolet terhadap bintang dan galaksi dari tahun 1968 hingga 1972. C) Pencitraan sinar-X dari Bulan. D) Pengamatan sinar gamma dari lubang hitam.
A) Program Hubble B) Program LST C) Program OAO D) Program ESA
A) 1977 B) 1974 C) 1983 D) 1970
A) $36 juta B) $5 juta C) Tidak ada pendanaan yang disetujui. D) $100 juta
A) 1978 B) 1974 C) 1983 D) 1990
A) Keberadaan lubang hitam. B) Struktur DNA. C) Alam semesta sedang mengembang. D) Teori relativitas.
A) 10% B) 50% C) Setidaknya 15% D) 25%
A) Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard B) Lockheed C) Kodak D) Perkin-Elmer
A) 500 nanometer B) 10 nanometer C) 100 nanometer D) 1 mikrometer
A) Lockheed B) Perkin-Elmer C) Itek D) Kodak
A) 5 mm B) 50 mm C) 25 mm D) 10 mm
A) Maret 1986 B) Oktober 1984 C) April 1985 D) September 1986
A) 25 nm B) 50 nm C) 100 nm D) 65 nm
A) Fluorida magnesium B) Nitrid titanium C) Dioksida silikon D) Oksida aluminium
A) $750 juta B) $1,5 miliar C) $900 juta D) $1,175 miliar
A) Maret 1986 B) April 1985 C) Oktober 1984 D) September 1986
A) Aluminium B) Grafit-epoksi C) Paduan titanium D) Serat karbon
A) Bahan penyerap air digunakan. B) Teleskop dilapisi dengan bahan anti-es. C) Elemen pemanas dipasang pada instrumen-instrumen tersebut. D) Pembersihan dengan gas nitrogen sebelum peluncuran.
A) Modul memori tambahan. B) Perangkat keras komunikasi yang ditingkatkan. C) Prosesor Intel berbasis 80386 dengan ko-prosesor matematika 80387. D) Sistem pendingin yang baru.
A) Mikroprosesor RCA 1802. B) Hughes Aircraft CDP1802CD C) Westinghouse NSSC-1. D) Prosesor Intel 80386.
A) Universitas Wisconsin–Madison B) Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard (Goddard Space Flight Center) C) Laboratorium Propulsi Jet NASA (NASA's Jet Propulsion Laboratory) D) Badan Antariksa Eropa (European Space Agency)
A) Pengamatan inframerah B) Spektroskopi ultraviolet C) Pengambilan gambar optik dengan resolusi tinggi D) Pengukuran fotometri dengan cahaya tampak
A) Dua belas B) Delapan C) Enam belas D) Empat
A) Detektor digital penghitung foton B) Sensor inframerah C) Tabung penguat cahaya D) Perangkat penguat muatan (CCD)
A) Dalam rentang 1 detik busur. B) Dalam rentang 0,001 detik busur. C) Dalam rentang 0,0003 detik busur. D) Dalam rentang 0,01 detik busur.
A) Kamera Bidang Lebar dan Planet (Wide Field and Planetary Camera - WF/PC) B) Sensor Penuntun Halus (Fine Guidance Sensors - FGS) C) Fotometer Kecepatan Tinggi (High Speed Photometer - HSP) D) Spektrograf Resolusi Tinggi Goddard (Goddard High Resolution Spectrograph - GHRS)
A) 12 B) 48 C) 24 D) 96
A) Kamera Bidang Lebar dan Planet (WF/PC) B) Spektrograf Resolusi Tinggi Goddard (GHRS) C) Kamera untuk Objek Redup (FOC) D) Fotometer Kecepatan Tinggi (HSP)
A) 540 kilometer (340 mil) B) 700 kilometer (435 mil) C) 1000 kilometer (621 mil) D) 350 kilometer (217 mil)
A) 30° B) Sekitar 50° C) 70° D) 90°
A) Masalah teknis pada teleskop B) Bencana Challenger C) Pemotongan anggaran pendanaan NASA D) Penundaan dalam pembuatan komponen
A) STS-26 B) STS-41-C C) STS-28 D) STS-31
A) NICMOS B) ACS C) STIS D) COSTAR
A) Advanced Camera for Surveys B) Cosmic Origins Spectrograph C) Wide Field Camera 3 (WFC3) D) Fine Guidance Sensors
A) Museum Nasional Udara dan Antariksa Smithsonian B) Pusat Antariksa di Universitas Wisconsin–Madison C) Museum Dornier, Jerman D) Pusat Antariksa Johnson NASA
A) Menghilangkan kebutuhan akan perangkat lunak berbasis di darat. B) Mengganti semua instrumen. C) Mengurangi ukuran teleskop. D) Mengganti baterai yang mungkin rentan terhadap kerusakan.
A) Spektrograf Pencitraan Teleskop Angkasa B) Sensor Penuntun Halus C) Spektrograf Asal Usul Kosmik D) Kamera Objek Lemah (FOC)
A) Sensor Penunjuk Halus B) Kamera Bidang Lebar 3 C) Spektrograf Objek Redup (FOS) D) Spektrograf Asal Usul Kosmik
A) Mereka menggunakan lensa tambahan untuk memperbaiki gambar. B) Para astronom secara manual menyesuaikan setiap gambar. C) Teleskop tersebut dikalibrasi ulang menggunakan pengamatan dari darat. D) Teknik pemrosesan gambar yang canggih, seperti dekonvolusi.
A) Neil Armstrong B) Carl Sagan C) Lew Allen D) Edwin Hubble
A) Cermin tersebut terbuat dari bahan yang tidak sesuai. B) Korektor reflektif telah dirakit dengan tidak benar. C) Perangkat lunak teleskop tersebut mengalami kerusakan. D) Cermin tersebut tidak dipoles dengan cukup baik.
A) Korektor nol refraktif konvensional. B) Simulasi komputer. C) Pengukuran manual. D) Korektor nol reflektif yang dibuat khusus.
A) -0.90000 B) -1.00230 C) -1.01390 ± 0.0002 D) -1.50000
A) Discovery B) Endeavour C) Atlantis D) Columbia
A) WF/PC B) Panel surya C) Fotometer Kecepatan Tinggi D) Giroskop
A) Lima B) Sepuluh C) Tujuh D) Tiga
A) 31 Desember 1993 B) 1 Maret 1994 C) 13 Januari 1994 D) 14 Februari 1994
A) Buzz Aldrin B) Story Musgrave C) Yuri Gagarin D) Neil Armstrong
A) Selimut isolasi termal baru. B) Perekam Solid State. C) Paket Peningkatan Tegangan/Suhu (VIK). D) Pendingin panas berbahan nitrogen padat.
A) Memasang panel surya baru. B) Meningkatkan unit pemrosesan datanya. C) Mengganti cermin utamanya. D) Memasang sistem pendingin tertutup.
A) Misi Perawatan ke-4 ditunda tanpa batas waktu. B) Misi perawatan berawak di masa depan dibatalkan. C) Hal ini mendorong dilakukannya perbaikan segera pada teleskop Hubble. D) NASA memutuskan untuk meluncurkan Teleskop Luar Angkasa James Webb lebih awal.
A) Lensa gravitasi B) Pengamatan sinar-X C) Pengambilan gambar ultraviolet D) Deteksi gelombang radio
A) Observatorium Sinar-X Chandra B) Teleskop Antariksa Spitzer C) Teleskop Antariksa Kepler D) Teleskop Antariksa James Webb
A) Pengamatan bintang-bintang muda. B) Pengambilan gambar ultraviolet. C) Data tentang atmosfer planet-planet luar. D) Karakterisasi morfologi yang pertama kali memiliki signifikansi statistik.
A) 2020 B) 1998 C) 2006 D) 2010
A) Sekitar 500 B) Kurang dari 50 C) Tepatnya 100 D) Lebih dari 200
A) 75% B) 50% C) 90% D) 100%
A) Belasan B) Dua C) Dua puluh D) Lima
A) 828 orbit. B) 1000 orbit. C) 500 orbit. D) 195 orbit.
A) 500 orbit. B) 1000 orbit. C) 195 orbit. D) 828 orbit.
A) Secara bulanan. B) Setiap dua tahun. C) Setiap dua tahun sekali. D) Sekitar setiap tahun.
A) Tidak ada alokasi khusus B) Hanya beberapa jam C) Seluruh siklus D) Setengah dari waktu penggunaan teleskop
A) Pengamatan planet di luar tata surya B) "Komet Transisi – Pencarian UV untuk OH" C) Analisis iklim Bumi D) Penelitian tentang lubang hitam
A) Awal tahun 2000-an B) Akhir tahun 1970-an C) Pertengahan tahun 1990-an D) Awal tahun 1980-an
A) Energi gelap B) Fluks kuantum C) Materi gelap D) Radiasi kosmik
A) Jenis lubang hitam yang baru. B) Galaksi terjauh yang telah dikonfirmasi, yaitu GN-z11. C) Sebuah planet yang mirip Bumi dan berada di zona layak huni. D) Sistem tata surya baru di dalam galaksi kita.
A) Europa B) Io C) Ganymede D) Callisto
A) Pluto B) 486958 Arrokoth C) Sedna D) Eris
A) 2022 B) 2019 C) 2015 D) 2018
A) Sama dengan massa komet-komet lain yang sudah diketahui B) Sepuluh kali massa C) Lima puluh kali massa D) Dua kali massa
A) Lubang hitam B) Materi gelap C) Kuar. D) Piringan protoplanet (proplyd)
A) MACS 2129-1 B) Galaksi Andromeda C) Galaksi Buntung (Whirlpool Galaxy) D) Galaksi Topi (Sombrero Galaxy)
A) Sirius B) Earendel C) Betelgeuse D) Rigel
A) Lebih dari 22.000 B) Kira-kira 15.000 C) Hampir 30.000 D) Sekitar 10.000
A) Pencitraan sinar-X B) Spektroskopi C) Interferometri dengan penutup apertur D) Astronomi radio
A) Permukaan tersebut mengalami kerusakan dengan cepat akibat radiasi. B) Permukaan tersebut memerlukan penggantian secara berkala. C) Permukaan tersebut dapat memiliki umur yang cukup panjang. D) Permukaan tersebut tidak terpengaruh oleh kondisi vakum.
A) Unit perekam pita B) Penyimpanan data solid-state C) Disk optik D) Memori flash
A) Segera setelah data dikumpulkan B) Enam bulan C) Dua belas bulan D) Dua puluh empat bulan
A) Format TIFF B) Format FITS C) Format PNG D) Format JPEG
A) Biru gelap B) Merah tua C) Kuning cerah D) Hijau terang
A) Administrator NASA B) Direktur STScI C) Setiap astronom D) Peneliti utama (PI)
A) Peningkatan kualitas gambar B) Kalibrasi manual C) Pengolahan data otomatis D) Kompresi data
A) Sensor pencitraan warna langsung. B) Menggunakan satu filter spektrum lebar. C) Pemrosesan pasca dengan kecerdasan buatan. D) Menggabungkan gambar monokromik terpisah melalui filter yang berbeda. |