A) Ukuran keseluruhan pohon. B) Warna kulit kayu. C) Ukuran biji oak (acorn). D) Bentuk daun dan pola lobus.
A) Pohon ek hitam B) Pohon ek pinus C) Pohon ek putih D) Pohon ek merah
A) Tepi yang halus. B) Permukaan yang bersisik. C) Lobus yang berbentuk bulat. D) Lobus yang ujungnya bergerigi.
A) Biji pohon ek selalu memiliki rasa pahit. B) Biji pohon ek matang dalam dua musim. C) Biji pohon ek matang dalam satu musim. D) Biji pohon ek selalu memiliki tudung yang berbulu.
A) Tiga B) Empat C) Dua D) Satu
A) Warna tangkai daun. B) Ketebalan urat daun. C) Kedalaman dan bentuk lobus. D) Panjang keseluruhan daun.
A) Abu-abu muda, bersisik atau rapuh. B) Halus, berwarna abu-abu kehijauan. C) Coklat kemerahan, mengelupas. D) Abu-abu gelap, dengan alur yang dalam.
A) Pohon Oak Pinus B) Pohon Oak Bur C) Pohon Oak Putih D) Pohon Oak Merah
A) Hipokotil B) Stipe C) Pedunkel D) Kotiledon
A) Pohon Ek Bur B) Pohon Ek Post C) Pohon Ek Willow D) Pohon Ek Scarlet
A) Pohon Ek Laurel B) Pohon Ek Willow C) Pohon Ek Sirap D) Pohon Ek Air
A) Tekstur kulit kayu B) Preferensi pH tanah C) Bentuk daun D) Bentuk cangkir biji oak
A) Kapak B) Gergaji tangan C) Teropong D) Sekop
A) Daun B) Tinggi C) Ukuran batang D) Sudut cabang
A) Pohon Oak Overcup B) Pohon Oak Chestnut C) Pohon Oak Putih D) Pohon Oak Post
A) Menghasilkan kerucut B) Menjatuhkan daun setiap tahun C) Berdaun jarum D) Selalu hijau
A) Oak Putih (White Oak) B) Oak Hitam (Black Oak) C) Oak Merah (Red Oak) D) Oak Abadi (Live Oak)
A) Savana B) Rawa air asin C) Hutan dataran rendah D) Hutan dataran tinggi
A) Produksi karet B) Produksi kapas C) Produksi kertas D) Perabot
A) Pubesensi B) Bintik-bintik lentisel C) Stomata D) Tidak berbulu
A) Halus dan tidak berbulu B) Berbulu C) Kasar D) Berasap
A) Pohon ek putih dewasa B) Pohon ek hidup C) Pohon ek pin muda D) Pohon ek merah selatan
A) Bentuk hati B) Bentuk salib C) Bentuk lonjong D) Bentuk tombak
A) Batang B) Tutup C) Embrio D) Buah
A) Berputar B) Basal (berakar) C) Berhadapan D) Berselang
A) Tinggi pohon B) Lokasi C) Struktur cabang D) Kedalaman akar
A) Pohon ek hitam B) Pohon ek merah C) Pohon ek merah tua D) Pohon ek putih
A) Selalu berwarna coklat pada pohon ek merah. B) Selalu berwarna hijau pada pohon ek putih. C) Bervariasi dan bukan merupakan ciri identifikasi utama. D) Selalu berwarna hitam.
A) Lobus daun yang membulat dan kulit batang yang halus. B) Daun dengan lobus yang dalam dan biji ek yang besar. C) Daun yang hampir seluruhnya tidak memiliki lobus. D) Biji ek yang kecil dengan tudung berbulu.
A) Selalu steril (tidak menghasilkan biji yang fertil). B) Memiliki karakteristik yang sangat bervariasi secara alami. C) Tidak pernah melakukan perkawinan silang dengan pohon ek lainnya. D) Mudah dikenali berdasarkan bentuk daunnya. |