A) William Shakespeare B) Charles Dickens C) Emily Bronte D) Jane Austen
A) Bunga aster B) Tulip C) Mawar D) Bunga matahari
A) The Thinker B) David C) Venus de Milo D) Narcissus
A) Twilight B) Divergent C) The Hunger Games D) Harry Potter
A) Beyonce B) Adele C) Mariah Carey D) Whitney Houston
A) Hari Thanksgiving B) Hari Valentine C) Halloween D) Hari Natal
A) Beyonce B) Diana Ross C) Tina Turner D) Aretha Franklin
A) Kuning B) Merah C) Hijau D) Biru
A) Grey's Anatomy B) Friends C) The Office D) How I Met Your Mother
A) Anjing B) Kucing C) Gajah D) Monyet
A) Philophobia B) Klaustrofobia C) Agorafobia D) Acrofobia
A) Para filsuf Yunani kuno B) Para ahli biologi C) Para penyair romantis D) Para penulis modern
A) Kebajikan, keburukan, dan netralitas. B) Keintiman, gairah, dan komitmen. C) Kebaikan, kasih sayang, dan kelembutan. D) Ketertarikan, keterikatan, dan perhatian.
A) Cinta obsesif B) Nafsu C) Kebajikan cinta D) Cinta pada diri sendiri
A) Kasih sayang kekeluargaan B) Kasih sayang ilahi C) Kasih sayang terhadap tamu D) Kasih sayang romantis
A) Persahabatan. B) Cinta sebagai bentuk keterikatan romantis yang kurang bersifat seksual dan lebih menekankan keintiman emosional. C) Cinta yang didasarkan pada kebersamaan dan persahabatan. D) Cinta yang didasarkan pada ketertarikan yang kuat dan obsesif.
A) Perasaan persatuan. B) Perasaan yang dirasakan seseorang terhadap orang lain. C) Nilai mutlak. D) Keinginan untuk kebaikan orang lain.
A) Keinginan untuk kebaikan orang lain B) Sebuah kondisi 'nilai mutlak' C) Ketidakpedulian diri yang tanpa syarat D) Sebuah kegilaan sementara yang dapat disembuhkan dengan pernikahan
A) Eros B) Storge C) Agape D) Definisi cinta menurut Gottfried Leibniz
A) "Apresiasi aktif terhadap nilai intrinsik" B) "Berkeinginan untuk kebaikan orang lain" C) "Perasaan persatuan" D) "Ketidakpedulian diri yang tanpa syarat"
A) Ketidakegoisan tanpa syarat B) Nilai mutlak C) Merasa bahagia dengan kebahagiaan orang lain D) Kekacauan sementara yang dapat disembuhkan dengan pernikahan
A) Kegilaan sementara yang dapat disembuhkan dengan pernikahan. B) Nilai mutlak. C) Ketidakpedulian diri yang tanpa syarat. D) Keinginan untuk kebaikan orang lain.
A) Cinta sebagai hubungan interpersonal dengan nuansa romantis. B) Cinta obsesif. C) Hasrat. D) Cinta yang penuh kekaguman.
A) Eros B) Philia C) Agape D) Xenia
A) Kasih sayang terhadap diri sendiri B) Egoisme C) Kesombongan D) Cinta dalam berbagai bentuknya
A) Agape B) Xenia C) Philia D) Storge
A) "Storge" B) "Philia" C) "Saudade" dan kata atau ungkapan budaya unik lainnya D) "Eros"
A) Keintiman, gairah, dan komitmen adalah komponen inti. B) Kebaikan, kasih sayang, dan kelembutan adalah komponen inti. C) Kebajikan, keburukan, dan netralitas adalah komponen inti. D) Ketertarikan, keterikatan, dan perhatian adalah komponen inti.
A) "Semua yang Anda Butuhkan Adalah Cinta" B) "Cinta mengalahkan segalanya" C) "Berkehendak untuk kebaikan orang lain" D) "Sebuah perasaan persatuan"
A) Keragaman penggunaan dan maknanya. B) Kesederhanaannya dibandingkan dengan kondisi emosi lainnya. C) Kurangnya signifikansi budaya. D) Hubungannya dengan emosi negatif.
A) Cinta antara teman. B) Menyukai seseorang. C) Cinta yang tidak terbalas. D) Cinta antara pasangan.
A) Norepinefrin. B) Dopamin. C) Testosteron. D) Serotonin.
A) Dopamin. B) Testosteron. C) Amfetamin. D) Oksitosin.
A) Ketertarikan. B) Hasrat. C) Komitmen. D) Keterikatan.
A) Sosiologi. B) Antropologi. C) Ilmu saraf (Neuroscience). D) Biologi.
A) Scott Peck B) Zick Rubin C) Robert Sternberg D) Erich Fromm
A) Teori cinta segitiga B) Hukum Coulomb C) Penelitian tentang perilaku perkawinan manusia D) Psikometri
A) Sistem kekebalan tubuh B) Perilaku yang menunjukkan perhatian C) Sifat kepribadian D) Gaya keterikatan
A) Hal ini mengaktifkan area-area penting di otak. B) Hal ini menekan aktivitas di area-area tersebut. C) Hal ini tidak memiliki efek pada area-area otak tersebut. D) Hal ini hanya memengaruhi memori, bukan fungsi lainnya.
A) amicitia B) ci C) amor D) ren
A) lima B) sepuluh C) tujuh D) tiga
A) gairah romantis B) belas kasihan yang mirip dengan kasih sayang seorang ibu C) persahabatan D) cinta universal sebagai prinsip ilahi
A) menumbuhkan hubungan harmonis yang dimulai dari unit keluarga. B) belas kasihan yang mirip dengan kasih sayang seorang ibu. C) cinta universal sebagai prinsip ilahi. D) mengarah pada kegilaan dan keputusasaan.
A) ren'ai B) koi C) amae D) ai
A) Periode Taisho B) Periode Heian C) Era Meiji awal D) Periode Edo
A) renbo B) koi C) amae D) ren'ai
A) Kama Sutra B) Rigveda C) Harshacharita D) Atharvaveda
A) Yami B) Vātsyāyana C) Shah Jahan D) Pururavas
A) Prema B) Srngara C) Rati D) Preska
A) Bhakti B) Sneha C) Vatsalya D) Kama
A) Preska B) Shena C) Preman D) Raga
A) Benteng Merah B) Menara Qutub C) Taj Mahal D) Candi Lotus
A) Shah Jahan B) Jahangir C) Akbar D) Aurangzeb
A) Preska B) Prema C) Srngara D) Rati
A) Bhakti B) Vatsalya C) Sneha D) Kama
A) Keinginan untuk melihat sesuatu yang menyenangkan. B) Tahap di mana seseorang tidak dapat hidup tanpa orang yang dicintai. C) Kecenderungan mental untuk bersatu dengan orang yang dicintai. D) Interaksi yang menyenangkan.
A) Raga B) Shena C) Prema D) Srngara
A) Tajalli. B) Hesed. C) Ahavah. D) Neoplatonisme.
A) Alam B) Semesta C) Tuhan D) Kemanusiaan
A) Memiliki kekayaan B) Menjadi terkenal C) Memiliki kekuasaan D) Menyayangi sesama
A) Membenci musuh-musuh B) Mengabaikan orang lain C) Mencintai musuh-musuh kita D) Hanya mencintai teman-teman
A) Ar-Rahim B) Ar-Rahman C) Al-Wadud D) Ishq
A) Ar-Rahman B) Ishq C) Birr D) Al-Wadud
A) Bahá'u'lláh B) 'Abdu'l-Bahá C) The Báb D) Shoghi Effendi
A) Welas asih (karuṇā) B) Kasih sayang (maitrī) C) Kegembiraan simpatik (mudita) D) Ketentangan (upekṣā)
A) Meditasi B) Melatih kesadaran penuh (mindfulness) C) Tindakan altruistik seperti mengajar dan membantu orang lain D) Mengikuti Jalan Mulia Berunsur Delapan
A) Chi B) Prana C) Kundalini D) Lung
A) Kamadeva B) Radha C) Rati D) Krishna
A) Lima B) Tujuh C) Sebelas D) Sembilan
A) Radha B) Rati C) Vasanta D) Krishna
A) Para kritikus berpendapat bahwa persatuan mengancam otonomi individu. B) Para kritikus berpendapat bahwa pandangan ini terlalu menekankan individualisme. C) Para kritikus percaya bahwa hal itu justru meningkatkan kemandirian pribadi. D) Kritik utama adalah bahwa pandangan ini kurang memiliki kedalaman emosional.
A) Model ini menunjukkan bahwa cinta seharusnya hanya berfokus pada kepentingan bersama. B) Model federasi sepenuhnya memisahkan cinta dari identitas pribadi. C) Model Friedman menghilangkan konsep persatuan secara keseluruhan. D) Model Friedman menyatukan berbagai elemen sambil tetap mempertahankan identitas individu.
A) Kritik utama terhadap pandangan ini adalah fokusnya pada ketergantungan emosional. B) Pandangan ini dikritik karena terlalu menekankan otonomi orang yang dicintai. C) Para kritikus mempertanyakan bagaimana pandangan ini menjelaskan kemampuan seseorang untuk mengenali cinta. D) Pemberian (bestowal) dianggap merusak konsep persatuan. |